Sedari dulu Doni dikenal sebagai anak sekolahan yang nakal. Kerap berkata kasar, selalu suka keributan, dan tak kenal takut. Semua guru mengenalnya, apalagi guru BK yang sudah langganan bertemu Doni. Ada saja kelakuan Doni disetiap harinya. Mulai dari telat masuk sekolah, mengganggu adik kelas, mencoret-coret bangku, memecahkan kaca kelas hingga berkali-kali mematahkan kursi kelas. Namun, kelakuan tidak baik Doni ini tidak membuatnya dijauhi teman. Doni tetap memiliki teman di mana-mana. Pagi itu, Doni bangun terlalu pagi. Awalnya, dia ingin melanjutkan kembali tidur nyenyak nya, namun dia malah tetap terjaga hingga suara azan subuh berkumandang. Merdunya suara pak RT melantunkan azan membuat Doni tergerak hatinya untuk menjalankan perintah tuhan. Usai mandi, langsung dia menggelar sajadah, dilanjutnya dengan bersiap-siap menuju sekolah. Saat memakai seragam, sakunya terasa agak berat. Wajahnya sudah sumringah, berharap sesuatu yang ada dipikirannya terwujud. Benar saja, selembar ...